Fintech Changes Life

Meminjam uang kini menjadi lebih praktis

Dapatkan pinjaman fasilitas dengan syarat mudah, proses cepat, dan biaya kompetitif.

Kondisi pinjaman


Siapapun Anda — manajer, staf admin, hingga petugas kebersihan — dapat mengajukan pinjaman dari kami.

  • Informasi dasar

    Informasi pribadi, seperti nama, pendidikan, pekerjaan, kartu identitas(KTP), informasi tempat tinggal

  • Informasi lainnya

    Informasi lainnya, seperti Orang kontak, perusahaan, sekolah dan informasi lainnya

     

  • Foto

    KTP Foto , Handheld KTP Foto, Bukti Profesional, Bukti Penghasilan

     

     

  • Kartu bank

    Bind kartu bank yang valid sehingga uang tersebut diterima tepat waktu setelah aplikasi pinjaman dilewati

     

Proses Pinjaman


Diperlukan waktu sekitar 5 menit untuk menyelesaikan aplikasi.

Registrasi

Daftarkan diri Anda sebagai Borrower. Pastikan Anda adalah karyawan dari perusahaan yang bekerja sama dengan SuperCash.

Ajukan pinjaman

Mulai aplikasi pinjaman dengan melengkapi data-data yang dibutuhkan.

Penawaran pinjaman

Aplikasi pinjaman akan ditawarkan di marketplace untuk kemudian dilihat, dianalisis, dan dipilih oleh Pendana.

Pelunasan pinjaman

Anda bisa melalui pembayaran dengan multi-channel seperti Mobile Banking, ATM, Online transf, dll. Kami mengizinkan pengembalian pinjaman lebih awal.

Unduh Aplikasi Luar Biasa Kami di Google Play
PERHATIAN

1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.

2. Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut.

3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna ('Pemanfaatan Data') pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.

4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.

5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.

6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.

7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.

8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan,tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna,baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman(baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna)terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.

9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara,Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagai mana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing-masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut diatas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.